Teknik Budi Daya Tanaman Hias

Budi Daya Tanaman Hias yang benar akan menghasilkan tanaman hias yang indah dan subur, sehingga dapat dijual dengan harga yang tinggi atau dapat dijadikan sebagai tanaman hais di pekarangan rumah sendiri. Tanaman hias yang tidak hanya ditanam di pekarangan rumah (outdoor) tapi juga dapat ditanam di dalam ruangan rumah atau kantor (indoor).

Tanaman hias tidak hanya dijadikan sebagai hiasan pekarangan rumah, tetapi dapat juga dijadikan sebagai usaha sampingan dengan keuntungan yang cukup tinggi. Untuk Anda yang memiliki niat untuk membudidayakan tanaman hias sebagai lahan bisnis, Anda perlu tahu mengenai cara budi daya tanaman hias yang baik dan benar.

Jenis Tanaman Hias

  • Tanaman hias biasa, contoh tanaman bonsai dan palem.
  • Tanaman hias gantung, contoh bunga anggrek, geranium, dan fuchsia.
  • Tanaman hias air (hidrofit), contoh calla lily, selada air, apu-apu, melati air, dan lain-lain.

Cara Budi Daya Tanaman Hias

Menentukan Jenis Tanaman Hias

Tanaman hias yang mempunyai potensi bisnis yang cukup besar adalah bunga krisan, bunga anggrek, bunga kamboja, bunga kemuning, dan lain-lain.

Persiapan Peralatan dan Media Tanam

Perlatan yang perlu disiapkan adalah pot, sekop kecil, semprotan air dan media tanam berupa tanah dan pupuk kompos.

Menanam Tanaman Hias

  • Siapkan pot dan media tanamnya, yaitu tanah yang dicampur dengan pupuk kompos. Pembuatan media tanam hendaknya dilakukan beberapa hari sebelum proses penanaman, agar kandungan pupuk kompos dapat terserap ke dalam tanah.
  • Tanaman hias ditanam sesuai jenisnya. Ada tanaman hias yang ditanam dari bijinya, ada yang berupa anakan, dan lain-lain.
  • Jika tanaman hias yang Anda tanam menggunakan biji sebagai bibitnya, yang perlu diperhatikan adalah proses penyemaiannya agar bibit yang dihasilkan berkualitas.
  • Setelah bibit siap tanam, masukkan bibit ke dalam pot yang sudah berisi tanah dan kompos.
  • Siram air secukupnya

Perawatan Tanaman Hias

Penyiraman rutin

Tanaman hias sebaiknya disiram secara rutin setiap hari untuk menjaga kebutuhan air yang akan digunakan dalam proses fotosintesis. Intensitas penyinaran oleh sinar matahari juga perlu disesuaikan dengan masing-masing jenis tanaman.

Pemupukan

Proses pemupukan yang disarankan untuk tanaman hias adalah :

  • Gunakan POC NASA sebanyak 3 tutup botol ditambah 1 tutup botol HORMONIK dan dicampur dengan 15 liter air kemudian aduk sampai merata. Masukkan campuran itu ke dalam tangki semprot.
  • Larutan tersebut lalu disemprotkan ke daun dan batang tanaman sampai merata atau disiramkan ke media tanam, dengan takaran 200 ml larutan tersebut per tanaman.
  • Pemupukan dilakukan setiap 1 minggu sekali.
  • Untuk hasil yang maksimal, tambahkan AERO-810 dengan dosis 0,5 botol. Fungsi AERO-810 yaitu sebagai perekat perata dan pembasah agar pupuk yang disiramkan ke tanaman tidak cepat hilang saat terkena guyuran air hujan.
  • Tanaman hias juga tidak luput dari serangan hama dan penyakit, sehingga perlu perlakuan pestisida dan insektisida sesuai dengan jenis hama dan penyakit yang sedang menyerang.

Demikian penjelasan singkat mengenai langkah demi langkah budi daya tanamn hais yang benar. Semoga dapat dijadikan panduan untuk Anda yang sedang melakukan Usaha Budi Daya Tanaman Hias. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *