Cara Membaca Tabel Berat Badan Bayi dan Manfaatnya

Apakah anda tahu? Sebagai seorang ibu sangat penting untuk memiliki ketrampilan membaca grafik dan tabel berat badan bayi. Ini semata- mata karena berat badan bayi anda adalah hal yang sensitif bagi setiap ibu. Para ibu tentunya akan mudah merasa sakit hati bila anaknya dikatakan kurus dan akan merasa bahagia jika anaknya gendut. Padahal kondisi yang tepat adalah anak yang mempunyai badan ideal. Yaitu badan yang tidak kurus juga tidak gendut. Dengan ketrampilan membaca tabel berat badan bayi dan pertumbuhannya ini maka ibu tak akan mudah tersinggung terhadap komentar orang yang tak tahu.

Yang dimaksud dengan kurva pertumbuhan anak merupakan kurva yang dipakai untuk menentukan status pertumbuhan dari seorang anak. Sebagai orang tua baik ayah ataupun ibu hendaknya terampil membaca grafik ataupun tabel pertumbuhan bayi mereka.

Perubahan berat badan serta tinggi badan adalah contoh-contoh indikator dalam memantau pertumbuhan anak yang cukup sensitif. Bayi yang baru lahir sampai dengan anak yang berumur 1 tahun harus ditimbang sebulan sekali. Anak 1-2 tahun harus ditimbang paling tidak setiap 3 bulan sekali. Disarankan agar setiap kali datang ke tempat kesehatan untuk mengukur tinggi badan juga lingkar kepala. Ini merupakan hal yang penting dilakukan untuk bahan perbandingan selain indikator berat badan juga tinggi badan.

Untuk dapat membaca tabel berat badan bayi maka WHO mengeluarkan kurva pertumbuhan. Kurva ini dapat menggambarkan tentang pertumbuhan anak umur 0-59 bulan pada lingkungan yang diyakini bisa mendukung pertumbuhan optimal sang anak. Untuk membuat sebuah kurva pertumbuhan ini, WHO telah melakukan penelitian multisenter tahun 1997 hingga 2003 yang bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pertumbuhan anak yang hidup padai lingkungan yang tak memiliki faktor penghambat pertumbuhan.

CARA MEMAKAI GRAFIK PERTUMBUHAN WHO

Terlebih dahulu tentukanlah umur, panjang badan untuk anak di bawah 2 tahun/tinggi badan anak lebih dari 2 tahun, dan berat badan.
Tentukan pula angka yang ada pada garis horisontal atau mendatar di kurva. Garis horisontal di kurva pertumbuhan WHO menerangkan tentang umur dan panjang atau tinggi badan.
Selanjutnya tentukan angka yang ada di garis vertikal atau lurus di kurva. Garis vertikal ini menggambarkan panjang dan berat badan, umur, serta IMT.
Hubungkanlah angka garis horisontal dengan angka yang ada pada garis vertikal sampai mendapat titik temu atau plotted point. Titik temu ini gambaran perkembangan anak berdasar pada kurva pertumbuhan WHO.

MENGINTERPRETASIKAN KURVA PERTUMBUHAN WHO

Garis 0 kurva pertumbuhan WHO menggambarkan rata-rata.

Untuk garis yang lain dinamakan dengan garis z-score. Garis ini diberi angka positif (1, 2, 3) juga negatif (-1, -2, -3) padakurva pertumbuhan WHO. Titik temu yang jauh dari garis median menerangkan tentang masalah pertumbuhan.

Titik temu antara garis z-score -2 juga -3 berarti di bawah -2.

Sementara itu, titik temu yang ada antara garis z-score 2 dan 3 berarti di atas 2.
KMS Atau Kartu Menuju Sehat

Kartu Menuju Sehat merupakan salah satu alat yang memakai berat badan guna memantau keadaan gizi pada balita. Kartu yang di dalamnya memuat tentang kurva pertumbuhan normal anak. Kartu ini berdasar pada indeks antropometri berat badan yang menurut umur yang dibedakan melalui jenis kelamin inilah yang isebut dengan KMS.

KMS ini mempunyai garis tegak yang di sana menunjukkan skala berat badan pada satuan kilogram dan garis datar yang menerangkan skala umur dalam bulan. Selain garis-garis itu, dalam KMS juga ada kurva berat badan pada bentuk garis melengkung.

Menggunakan KMS untuk mengetahui status pertumbuhan anak bisa diketahui dengan 2 cara. Yakni dengan menilai garis pertumbuhannya, bisa pula dengan menghitung kenaikan berat badan anak lalu dibandingkan dengan KBM atau Kenaikan Berat Badan Minimum. Manfaat fiforlif asli ternyata juga baik untuk kesehatan kita, khususnya yang sedang melakukan diet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *