cara menggunakan tensimter manual

Belum Bisa Pakai Tensimeter Manual ? Ini Tutorialnya

Salah satu parameter kesehatan yang hendaknya selalu kita control adalah tekanan darah. Terutama bagi anda yang sudah berusia diatas 50 tahun atau yang kebetulan memiliki penyakit darah tinggi. Sebagian orang yang tidak memiliki kesibukan bisa saja melakukan pemeriksaan dokter semau mereka. Namun bagi anda yang memiliki kesibukan dan aktifitas yang padat, tentu akan sulit melakukannya.

cara menggunakan tensimter manual

Sekarang semua menjadi mungkin, anda tidak perlu mendatangi dokter sekali waktu namun anda tetap bisa mengecek tekanan darah anda setiap saat. Bagaimana caranya ? Satu – satunya jalan adalah dengan memiliki alat ukur tekanan darah atau tensimter sendiri di rumah. Berapa harga tensimeter ?

Ada dua jenis tensimeter yang banyak dijual di pasaran yaitu tensimeter digital dan tensimeter manual. Memang harga tensimeter digital relatif mahal apabila dibandingkan dengan tensimeter manual. Namun penggunaan nya cukup mudah dan tidak perlu latihan. Namun jangan kecil hati, karena pada kesempatan ini saya akan memberikan tutorial tentang bagaimana cara menggunakan tensimeter manual.

Sudah punya tensimeter manual ? Kalau belum anda bisa membelinya di toko alat kesehatan yang jual tensimeter manual dengan berbagai model dan jenis dengan beragam harga. Carilah yang paling murah. Jangan lupa beli juga stetoskop nya.

Cara menggunakan Tensimeter Manual

Sebelumnya silahkan siapkan peralatannya yaitu tensimeter manual dan stetoskop. Gunakan tensimeter aneroid atau jarum karena saat ini yang saya gunakan adalah tensimeter aneroid.

  • Mula – mula, pasang manset di tangan kiri anda, pastikan manset terpasang dengan benar.
  • Kemudian pakailah stetoskop anda dengan benar
  • Letakkan headpiece stetoskop anda di lengan bagian dalam anda, posisikan yang paling mudah untuk mendengar denyut nadi anda, coba rasakan terlebih dahulu. Agar tidak lepas tindih saja dengan selang tensimeter.
  • Peganglah bola tensi dengan tangan kanan anda. Posisikan ibu jadi dan jari telunjuk dengan memegang katup pelepas udara agar mudah memutar nya. Pertama posisikan pada keadaan tertutup.
  • Setelah siap, pompa bola tensi dan lihat pada jarum hingga sampai di angka 200. Kemudian perlahan – lahan lepaskan. Disini anda harus teliti karena inilah intinya.
  • Dengarkan baik – baik di stetoskop anda dan perhatikan ke arah jarum manometer. Ketika pertama kali terdengar denyut nadi keras. Itulah tekanan Sistolik.
  • Dengarkan terus sampai melemah dan paling suara paling lemah seperti angin hingga menghilang, itulah tekanan diastolic.

Anda bisa mengulang – ulang sampai beberapa kali untuk membuat anda yakin. Karena jika cara pengukuran anda sudah benar, maka hasil yang diperoleh tidak jauh berbeda.

Tidak semua orang bisa langsung menggunakan tensimeter manual dengan mudah. Oleh karena itu, diperlukan latihan untuk membuat anda terbiasa. Jika sudah terbiasa, saya yakin anda dapat melakukannya dengan mudah. Demikian saja yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga tutorial singkat ini dapat bermanfaat untuk anda semua. Sekian dan terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *